10.000 Ulama dan Asatidz se-Banten Tolak Harga Kenaikkan BBM

Written By radjie ahmad on Sabtu, 31 Maret 2012 | 23.44

Syabab.Com - Sekitar 10.000 Ulama dan Asatidz se-Provinsi Banten, memadati Alun-alun Masjid Agung Kota lama Banten, Serang, Sabtu (24/3). Para Ulama dan Asatidz menghadari acara Tabligh Akbar Hizbut Tahrir Indonesia bersama Ulama, mengambil moment Maulid Nabi SAW. Silah Ukhuwah ini juga menegaskan penolakan Ulama terhadap Kenaikan harga BBM.
Para ulama Banten tersebut sepakat untuk menolak kebijakan pemerntah yang akan menaikkan harga BBM pada awak April mendatang. Penolakan ini dilakukan secara simbolis dengan melakukan tandangan tangan 20 alim ulama perwakilan kota/kabupaten se-Banten.

Jurubicara Hizbut Tahrir Indonesia Muhammad Ismail Yusanto yang hadir dalam acara tersebut, sebagaimana dikutip dari Kontak-Banten, menilai, kebijakan pemerintah yang akan menaikkan BBM merupakan bentuk kedzaliman kepada rakyat dan hanya mengutamakan kepentingan perusahaan asing dalam pengelolaan sumber daya alam khususnya migas merupakan kebijakan yang bertentangan dengan syariat Islam.

Tidak hanya itu, adanya kenaikan harga BBM ini juga dalam jangka panjang hanya akan menguntungkan perusahaan minyak asing yang memiliki stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Dengan adanya kenaikan hara BBM ini dan pembatasan subsidi BBM maka seluruh pengguna mobil pribadi terpaksa menggunakan bahan bakar yang kadar oktanya lebih tinggi seperti pertamax. Bentuk ini juga kata Muhammad Ismail Yusanto, yang ditunggu oleh perusahaan Migas Asing, untuk menerapkan langkah menuju liberalisasi Migas.

"Masih banyak cara yang bisa diambil pemerintah tanpa harus menaikkan harga BBM, diantaranya melakukan penghenmatan anggaran, dan menekan angka korupsi yang diperkirakan mencapai Rp. 300 triliun," katanya.

"Lebih dari 85 persen, dikuasai oleh perusahaan asing, nah sekarang liberalisasi telah bergerak ke sektor hilir, tujuannya untuk menguasai pasar. Jadi mereka ambil minyak dan gas dari bumi Indonesia, kemudian mereka jual kepada rakyat," ujarnya.

Dalam kesempatan itu juga, Ismail Yusanto memaparkan pihak asing mempengaruhi UU demi tercapainya migas ini. Ia juga menjelaskan bagaimana sistem Islam memandang persoalan ini.

Solusi yang ditawarkan HTI dan para ulama kepada pemerntah adalah gunakan sistem syariat Islam, karena berdasarkan syariat Islam, migas tersebut adalah milik rakyat.

Demikianlah, para ulama bersama Hizbut Tahrir Indonesia tidak henti-hentinya untuk menyadarkan umat, termasuk para pejabat pemerintah untuk kembali kepada syariat Islam. Mereka juga mendesak kaum Muslim untuk menegakkan Khilafah sebagai satu-satunya institusi pelaksana syariah. Allahu Akbar. [m/kontak-banten/cahayabanten/syabab.com]

Sadis: Warga Palestina Digilas Mobil Pemukim Israel Berulang Kali! [+video]

Written By radjie ahmad on Kamis, 29 Maret 2012 | 03.38


Syabab.Com - Sebuah video amatir mengejutkan warga Palestina, Selasa, yang memperlihatkan seorang pemukim ilegal Israel secara berulang-ulang menjalankan mobilnya di atas seorang warga Palestina yang terluka di pom bensin, di Hebron, Ahad lalu. Video amatir tersebut telah dipublikasikan oleh televisi Al-Jazeera yang memperlihatkan tindakan sadis pemukim ilegal Israel di Palestina. Tindakan sadis penjajah Israel tersebut berulangkali dilakukan, tetapi masih juga tak ada yang menghentikannya. Di manakah para pembebas umat itu kini?
Sumber Israel sebelumnya menyebutkan warga Palestina itu menikam pemilik toko dan seorang wanita. Dikabarkan sebelumnya bahwa seorang Palestina tersebut ditembak dan terluka, setelah dituduh menusuk dan melukai dua warga israel di luar pemukiman Kiryat Arba di Hebron.

Tapi terungkap baru-baru ini, warga Palestina tersebut, pria yang tak dikenali itu tampaknya mengejutkan, ketika sebuah mobil Mercedes perak milik Israel menabraknya, berhenti, kemudian berbalik, dan menabraknya lagi.

Video tersebut dilaporkan diambil pada hari Kamis, meskipun pada saat itu, wakil Israel tidak menyebutkan tuduhan serangan pemukim, mengatakan kepada wartawan bahwa seorang pria Palestina telah ditembak setelah dia menikam dan menyebabkan luka ringan dua pemukim.

Seorang jurubicara militer mengatakan setelah dua warga Israel cedera, seorang tentara menembaknya dan melukai warga Palestina itu, yang dibawa ke rumah sakit Hadassah Ein Karem di Yerussalem. Para pemukim, di sisi lain, telah dilepaskan di bawah tahanan rumah.

Malam itu, seorang jurubicara rumah sakit mengatakan bahwa warga Palestina tersebut menjalani operasi atas luka-luka serius, tetapi tidak menyebutkan dia telah tergilas dan terjebak di bawah mobil. Dia dibawa oleh ambulans Israel, catatnya.

Video tersebut memperlihatkan beberapa tentara di sekitar insiden itu. Mereka yang lari ke kendaraan dan muncul untuk mengambil kunci dari mesin itu adalah pemukim bersenjata. Sementara warga Palestina tersebut dibiarkan di bawah mobil menjerit kesakitan menyatut pengemudi. Beberapa detik kemudian, medis mendekati pria terluka tersebut.

Menurut Jerussalem Post, polisi percaya pengemudi itu David Mizrachi, seorang Israel dari pemukim ilegal di Kiryat Arba dan suami dari seorang yang diduga korban penikaman. Dia mungkin diadili atas percobaan pembunuhan, koran melaporkan.

Kedua insiden tersebut datang sebagai ketegangan di pemukiman yang meningkat, dengan pemukim baru-baru ini bersumpah menentang pemerintah untuk memperlambat konstruksi tertentu di Tepi Barat. Tentara juga telah menunjukkan meningkatnya keengganan untuk menindak perilaku pemukim, dengan beberapa mengumumkan penolakan mereka untuk ambil bagian dalam misi yang melibatkan pengeluaran pemukim dari apa yang digambarkan pengadilan Israel yang diduduki secara ilegal rumah Palestina.

Kerusakkan terakhir di Hebron, puluhan tentara dikirimkan untuk mengevakuasi rumah Ar-Rajabi di Hebron, stelah pemukim mengamuk dari Kiryat Arba menembak seorang Palestina di hampir titik jarak dekat. Pemukim tersebut ditahan dan kemudian dibebaskan tanpa tuduhan.

Demikianlah, lagi-lagi perbuatan durjana Yahudi Israel yang tak punya rasa malu. Setelah merampas tanah milik Palestina, merubuhkan rumah warga Palestina, mereka juga tak segan-segannya mengancam nyawa warga Palestina. Penjajahan Israel atas negeri Palestina terus berlangsung sejak 1947, ketika PBB memecah Palestina untuk Israel. Hingga hari ini, Palestina masih terjajah. Para penguasa negeri-negeri Muslim malah diam membisu. Hanya Khilafah Rasyidah saja yang mampu mengembalikan kemuliaan umat. Khilafah pula yang mampu mengerahkan tentaranya untuk membebaskan Palestina kembali dari cengkraman penjajah tersebut, bukan pada OKI atau penguasa-penguasa negeri Muslim hari ini, apalagi pada PBB. [f/mna/aljzr/syabab.com]

Lihat Videonya disini

Tolak Ikut Renang Campuran, Siswi Muslim Swiss Dihukum, Sedangkan Di Indonesia Generasi Muslimah Dibiarkan Berenang Campur Baur

Syabab.Com - Jika di negeri-negeri Barat, kaum Muslim berusaha memegang teguh ajaran Islam, di negeri Muslim seperti di Indonesia malah sebaliknya. Sebut saja, di Swiss, satu keluarga Muslim di Basel harus dikenai hukuman denda 1.400 franc (1.550 dolar AS) lantaran menolak anak perempuan mereka mengikuti kelas renang campuran.
Sementara di Indonesia, generasi Muslimah telah dirusak pikiran dan tingkah lakunya, serta secara diam-diam telah digiring untuk tidak teguh dengan ajaran Islam itu sendiri. Para pelajar di beberapa sekolah berusaha memaksakan pelajaran renang di luar sekolah oleh guru-guru olahraga mereka. Jika kolam renangnya terpisah antara laki-laki dan perempuan mungkin tidak terlalu masalah, tetapi nyatanya, sebaliknya. Bahkan banyak anak-anak perempuan yang tadinya menutup aurat, terpaksa memperlihatkan auratnya.

Sedangkan di Barat, sebuah keluarga harus menghadapi hukuman denda hanya untuk mempertahankan keyakinan serta berusaha teguh terhadap perintah dari Tuhannya. Pihak keluarga menolak untuk membayar denda dengan alasan hukuman itu merupakan pelanggaran terhadap hak kebebasan beragama.

Seperti dikutip thelocal.ch, pihak keluarga berpandangan sesuai dengan ajaran Alquran, mereka ingin menanamkan rasa malu pada anak-anak mereka sebelum mereka mencapai usia pubertas. “Mengikutsertakan anak perempuan dalam kolam renang campuran bertentangan dengan keyakinan keluarga,” kata juru bicara pihak keluarga yang enggan disebutkan namanya.

Setelah banding diajukan pihak keluarga terhadap putusan Pengadilan Administratif, Pengadilan Federal memutuskan untuk tetap mempertahankan putusan itu. Pengadilan menyatakan, adalah kewajiban setiap siswi untuk berpartisipasi dalam kelas renang meski berbeda keyakinan.

Setelah berhasil mendapatkan payung hukum larangan pembangunan menara masjid, sayap kanan di negara itu, Partai Rakyat Swiss (SVP), merencanakan larangan yang lebih banyak lagi terhadap muslim yang jadi minoritas di negara Eropa. “Pemilih memberi sinyal kuat untuk menghentikan tuntutan kekuasaan politik Islam di Swiss dengan mengorbankan hukum dan nilai-nilai kita,” ujar Adrian Amstutz, anggota parlemen SVP.

“Muslim harus dipaksa untuk mengintegrasikan diri ke dalam masyarakat. Perkawinan paksa, khitan perempuan, dispensasi khusus dari pelajaran berenang, dan burqa berada di daftar puncak,” tegas Amstutz,” imbuh dia.

Demikianlah, kondisi kaum Muslim yang telah menjadi minoritas di negeri-negeri Barat. Sungguh sangat memalukan bila di negeri yang bermayoritas Muslim terbesar di dunia ini, alih-alih mempertahankan keyakinan para generasi muda, malah justri menceburkan generasi muda muslimah sehingga melakukah hal yang bertentangan dengan keyakinan Islam.

Di Indonesia, penggiringan anak-anak muslimah untuk mengikuti praktek renang terjadi di hampir sekolah. Hampir, rata-rata kolam renang yang digunakan campur baur, serta mngumbar aurat. Anehnya, tidak ada, atau jarang sekali para orang tua yang merasa keberatan. Entah tidak tahu, atau mereka meridhoinya. Malah yang ada hanya diam atas pendangkalan keyakinan agamanya itu. Berbeda dengan sebuah keluarga di Swiss yang berusaha mempertahankan akidah dan perilaku anaknya agar tidak menyimpang darai ajaran agama.

Umat Islam benar-benar membutuhkan satu payung pelaksana syariah yang akan menjaga akidah umatnya, serta menerapkan syariah secara sempurna, termasuk menghentikan segala kezhaliman yang menimpa umat ini. Khilafah Islamiyyah, itulah satu-satunya institusi pelaksana syariah yang digariskan Rasulullah tercinta. Kehadirannya kembali ke muka bumi ini semakin dekat saja. Insya Allah. [m/republika/syabab.com]

BBM Naik, Pengkhianatan Terhadap Allah dan Rakyat !



Tindakan pemerintah yang ngotot menaikkan BBM sesungguhnya merupakan pengkhianatan kepada Allah SWT dan Rakyat. Pertama, pengkhianatan kepada Allah SWT karena tindakan ini jelas-jelas melanggar hukum syara’. Kebijakan BBM tidak diragukan lagi akan menambah kesulitan dan beban masyarakat yang memang sudah sangat berat. Harga-harga akan meningkat, transportasi semakin mahal, kemiskinanan bertambah. Dan Allah SWT dan Rosul-Nya telah dengan tegas mengancam penguasa dzolim seperti ini. Dalam hadist disebutkan:
وَمَنْ يُشَاقِقْ يَشْقُقْ اللَّهُ عَلَيْهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
“Barangsiapa menyempitkan (urusan orang lain), niscaya Allah akan menyempitkan urusannya kelak di hari kiamat”.[HR. Imam Bukhari]
Rosulullah SAW pun secara khusus mendoakan penguasa yang menyusahkan rakyatnya agar disempitkan urusan mereka.
اللَّهُمَّ مَنْ وَلِيَ مِنْ أَمْرِ أُمَّتِي شَيْئًا فَشَقَّ عَلَيْهِمْ فَاشْقُقْ عَلَيْهِ وَمَنْ وَلِيَ مِنْ أَمْرِ أُمَّتِي شَيْئًا فَرَفَقَ بِهِمْ فَارْفُقْ بِهِ
“Yaa Allah, barangsiapa memiliki hak mengatur suatu urusan umatku, lalu ia menyempitkan mereka, maka sempitkanlah dirinya; dan barangsiapa memiliki hak untuk mengatur suatu urusan umatku, lalu ia memperlakukan mereka dengan baik, maka perlakukanlah dirinya dengan baik”.[HR. Imam Ahmad dan Imam Muslim]
Syeikh al-Islam al-Imam al-Hafidz An Nawawiy, menyatakan:
هَذَا مِنْ أَبْلَغ الزَّوَاجِر عَنْ الْمَشَقَّة عَلَى النَّاس ، وَأَعْظَم الْحَثّ عَلَى الرِّفْق بِهِمْ
“(dalam hadits) ini adalah termasuk larangan yang paling tegas atas perbuatan yang menyempitkan/ memberatkan/ menyulitkan masyarakat, serta dorongan yang sangat besar untuk berbuat lemah lembut kepada masyarakat. [al-Imam al-hafidz An Nawawiy, Syarah Shahih Muslim, juz 6/299]
Disamping itu, kebijakan kenaikan BBM sesungguhnya berpangkal dari kebijakan ekonomi Indonesia yang liberal. Murahnya harga BBM tidak menguntungkan perusahan-perusahan kapitalis yang telah menguasai migas Indonesia dari hulu hingga hilir. Sementara berdasarkan syariah Islam, barang tambang yang jumlahnya melimpah termasuk minyak dan gas tidak boleh diserahkan kepada individu . Karena masuk dalam pemilikan umum (milkiyah ‘amah), sejatinya merupakan milik rakyat yang harus dikelola oleh penguasa dengan baik dan amanah, untuk kepentingan rakyat.
Rosulullah SAW telah menarik kembali tambang garam yang beliau berikan pada Abyadh bin Hammal RA setelah beliau mengetahui bahwa tambang garam tersebut depositnya melimpah. maka tambang garam tersebut tidak boleh dimiliki oleh individu , dan merupakan milik kaum Muslimin. Ini berlaku bukan hanya untuk garam saja—seperti dalam hadits diatas– tapi berlaku pula untuk seluruh barang tambang.Mengapa? Karena larangan tersebut berdasarkan illah yang disebutkan dengan jelas dalam hadits tersebut , yakni “layaknya air yang mengalir (al-maa’ al-‘idd)”, maka semua barang tambang jumlahnya “layaknya air yang mengalir” –depositnya melimpah– tidak boleh dimiliki oleh individu (privatisasi).
Kedua, ngototnya pemerintah menaikkan BBM meskipun rakyat pasti menderita adalah tindakan pengkhianatan kepada rakyat akibat lebih tunduk asing. Padahal untuk mendapatkan lebih kurang 31 trilyun dengan menaikkan BBM , banyak cara yang bisa dilakukan oleh pemerintah. Kenapa pemerintah tidak memilik untuk melakukan penghematan terhadap anggaran APBN yang boros , tidak efektif dan efesien?Misalnya Anggaran untuk kunjungan dan studi banding tahun 2011 mencapai Rp 21 T, padahal selama ini dinilai lebih banyak bernuansa plesiran. Anggaran untuk gaji pegawai tahun 2012 mencapai Rp 215.7 triliun naik Rp 32.9 triliun (18%) dibandingkan tahun 2011, salah satu pos cukup besar diantarnya tunjangan pejabat. Demikian juga anggaran Belanja barang sebesar Rp 138,5 T dan belanja modal Rp. 168 T yang kadang-kadang anggaran tersebut digunakan untuk belanja yang sifatnya pemborosan seperti renovasi gedung yang masih bagus, penggantian mobil mewah milik para pejabat padahal mobil sebelumnya masih layak pakai.
Pemerintah juga menambah jumlah pejabat tinggi yaitu menambah banyak jabatan wakil menteri. Pasti mereka akan mendapat berbagai fasilitas yang dibiayai dari APBN seperti rumah dan mobil dinas, biaya operasional, gaji, tunjangan jabatan, sekretaris, ajudan, sopir dan beberapa staf pembantu dan sebagainya. Tentu itu makin menyedot uang APBN. Belum lagi Korupsi dalam penggunaan dana APBN.Dalam catatan KPK, pada 2008 kebocoran APBN mencapai 30-40 persen. Artinya terdapat ratusan trilyun yang bocor. Pertanyaannya, kenapa pemerintah lebih senang mengorbankan rakyatnya dibanding melakukan penghematan yang jumlahnya pasti lebih dari 31 trilyun yang didapat dari menaikkan BBM ?
Untuk mendapatkan 31 trilyun pemerintah sebenarnya bisa melakukan moratorium termasuk menghentikan penambahan utang baru. Karena kalau mau jujur, yang membebani APBN selama ini bukan subsidi tapi pembayaran Utang dan bunganya. Tapi ini ini tidak dilakukan, pemerintah sangat patuh untuk membayar utang baik pokok maupun bunganya bahkan anehnya justru pemerintah malah menambah utang baru sebagai contoh Anggaran Pembayaran Utang tahun 2012 sebesar 170 trilyun (Bunga Rp 123 T dan Cicilan Pokok Utang LN Rp 43 T).
Ironisnya, tahun 2012 pemerintah terus menambah utang dalam bentuk Surat Utang Negara (SUN) sebesar Rp. 134 T dan utang luar negeri sebesar Rp 54 T. Padahal, ada sisa sisa APBN 2010 Rp 57,42 triliun ditambah sisa APBN 2011 Rp 39,2 triliun. Untuk apa utang ditambah, sementara masih ada sisa dana yang tidak digunakan? Padahal bunga SUN dan utang LN itu harus dibayar tiap tahun hingga puluhan triliun. Yang menikmati itu adalah para kapitalis dan orang-orang kaya.
Kalau memang pemerintah serius berpihak kepada rakyat, kenapa pemerintah tidak mengambil alih tambang minyak, gas, emas, batubara, yang mayoritas dikuasai oleh asing. Padahal hanya dari satu tambang Free Port saja diperoleh tambahan dana yang sangat besar. Dari Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) 2009, pemerintah -sebagai pemegang 9,36 % saham PTFI- mendapat deviden dari PTFI sebesar Rp 2 triliun. Itu artinya pada tahun 2009 itu Freeport McMoran sebagai pemegang 90,64% saham PTFI mendapat deviden sekitar Rp 20 Triliun.
Sementara, potensi yang masih ada di tambang Freeport sendiri sampai saat ini menurut Presiden Direktur Free Port mencapai Rp 1.329 triliun, atau hampir setara dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2012 yang mencapai Rp 1.435 triliun. Dari Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) 2009, pemerintah -sebagai pemegang 9,36 % saham PTFI- mendapat deviden dari PTFI sebesar Rp 2 triliun. Itu artinya pada tahun 2009 itu Freeport McMoran sebagai pemegang 90,64% saham PTFI mendapat deviden sekitar Rp 20 Trilyun. Potensi yang masih ada di tambang Freeport sendiri sampai saat ini menurut Presiden Direktur Free Port mencapai Rp 1.329 triliun, atau hampir setara dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2012 yang mencapai Rp 1.435 triliun.
Pertanyaannya kenapa pemerintah tidak menempuh jalan-jalan lain yang sangat banyak itu. Pemerintah lebih memilih menaikkan BBM yang mensengsarakan rakyat! Kenapa pemerintah lebih takut terhadap tekanan asing dengan alasan kesepakatan dengan IMF, atau rekomendasi pertemuan G-20, dibanding khawatir atau takut rakyatnya semakin miskin dan menderita ? Kenapa pemerintah hanya meminta rakyat berhemat, sementara para pejabat dan politisi hidup bermewah-mewahan dengan menggunakan anggaran dari APBN ? Bukankah semua ini merupakan bukti nyata pengkhianatan terhadap rakyat dan ketertundukan kepada negara imperialis asing.
Sekali lagi kami tegaskan, semua itu berpangkal dari sistem Kapitalisme yang diterapkan di Indonesia . Yang melahirkan rezim sekuler yang menjadi boneka negara-negara imperialis. Oleh karena itu siapapun yang serius ingin menyelamatkan bangsa ini,membebaskan rakyat dari kemiskinan dan penderitaan, menghentikan penjajahan asing yang merampok kekayaan alam kita, tidak ada jalan lain kecuali mendukung dan berjuang bersama-sama untuk menegakkan Khilafah yang akan menerapkan syariah Islam dalam segala aspek kehidupan. Allahu Akbar (Farid Wadjdi)

[Globalmuslim.web.id]

Berdirinya Karaoke Bermaksiat Picu Kemarahan Alim Ulama Pasar Kliwon Solo



Setelah Pemerintah Kota Solo menutup Kafe Kedunglumbu pada Senin, 5 Maret 2012 di Balai Tawangarum Balaikota Surakarta, Selasa Malam, 27 Maret 2012 bertempat di Kelurahan Kedunglumbu Kecamatan Pasar Kliwon Solo pihak pengusaha mencoba ”Bersilaturahmi “ kepada Tokoh Agama dan Tokoh masyarakat dengan dimediasi oleh Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK). Silaturahmi ini dimaksudkan untuk meminta Restu mendirikan Karoke.
Hadir Pengusaha Karoke yaitu Anto dan Yahya. Anto menjelaskan bahwa Ia bermaksud mendirikan Bisnis Terintegrasi dengan menyediakan Restoran, Bisnis Online, serta Karoke. Ia juga menjamin tidak ada Miras, Narkoba, Judi dan Prostitusi. Harapannya bahwa sambil menjalankan Bisnis Online Para pengguna tempat ini bisa berlama-lama berkaroke dibilik-bilik yang sudah disiapkan, juga tersedia layar monitor untuk melihat perkembangan bisnisnya.
Namun Justru Para Kyai marah-marah. KH Ali Basmul dari Al Irsyad menentang keras keberadaan Karoke tersebut dikarenakan para Biduan ini tidak ada tujuan lain untuk bermaksiat. Kemaksiatan ini disamping Dosa juga menyebabkan tidak barokah di Kawasan Pasar Kliwon.
KH Haidar mengatakan bahwa keberadaan Karoke di Kedunglumbu merupakan Upaya pengrusakan Global terhadap umat Islam, mengingat banyak masjid, Sekolah dan Pondok Pesaantren di kawasan ini. Dikawatirkan para Santri mampir dan rusaklah moralnya.

HM Sungkar tokoh Masyarakat di Pasar Kliwon mengatakan bahwa apa yang disampaikan oleh pengusaha Karoke adalah Bohong. Karena dalam Sidaknya 2 kali selalu ditemukan berbagai macam MIRAS.
KH Ahmad Dahlam dari MUI Kota Surakarta juga mengingatkan bahwa sejak awal Pendirian Karoke menyalahi prosedur hukum yang ada. IMB untuk Kantor ternyata untuk Cafe, Bangunan yang semestinya 3 lantai justru dibangun 4 Lantai. Disamping itu mengingatkan bahwa jangan sampai ada pihak-pihak yang menodai Pasar Kiwon dengan segala bentuk kemaksiatan, karena umat Islam akan melawan sampai titik darah penghabisan karena hal itu merupakan perintah agama.
Dan Masih banyak Protes dari Elemen lainnya yang turut hadir semisal dari FPI, LUIS, MTA, Muhammadiyah, serta dari Karang taruna, Ketua Rt dan Ketua RW.
Dalam hal ini Dinas Tata Kota Surakarta A. Yani terkesan tidak tegas dalam menyikapai pelanggaran IMB, yang semestinya di Bongkar namun hanya ditegur. Camat Pasar Kliwon juga kurang tegas, sedangkan Lurah kedung Lumbu tidak hadir. Dalam acara ini dijaga ketat dari aparat Polisi maupun TNI. (LUIS)


Redaktur: Pizaro

[Globalmuslim.web.id]

Dialog Bukan Solusi Tuntaskan Masalah Syi'ah

Written By radjie ahmad on Rabu, 28 Maret 2012 | 05.19





 
Hidayatullah.com--Salah satu syarat bagi umat Islam keluar dari persoalan adalah persatuan, termasuk dalam menangkal aliran atau paham sesat di Indonesia,seperti paham Syi’ah.  Karenanya, umatpun diharap bisa satu sikap dan tindakan dalam masalah Syiah. Walau di kalangan elit ormas ada yang “membela” Syi’ah, namun umat Islam yang lain diharap bisa bersikap tegas, tanpa menunggu kebijakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) mensikapi paham Syi’ah. 

Demikian pernyataan pemerhati masalah Syiah, Prof. Dr. Mohammad Baharun, SH,MA dalam acara “Bedah Aqidah Syi’ah” di masjid Istiqomah Kota Bandung, Ahad (25/3/2012) kemarin. Acara yang di prakarsai Dewan Dakwah Islam Indoensia (DDII) Jabar tersebut mampu menarik delapan ratusan peserta.

Menurut Baharun, umat Islam bisa merespon langsung setiap ada gerakan penyesatan aqidah termasuk gerakan Syi’ah kini, dinilai mulai berani terang-terangan menunjukan kegiatannya.

“Jangan menunggu “perintah” dari MUI, kita harus bisa merespon sendiri dengan kekuatan umat.Arus bawah akan lebih efektif jika bergerak,” ujar Ketua Komisi Hukum dan Perundang-undangan MUI Pusat tersebut.

Dirinya juga meminta umat Islam (kalangan Sunni) tidak berdebat dengan Syi’ah dalam masalah fiqh (hukum). Namun harus pada pokok persoalan, yakni soal aqidah. Karena menurut Baharun, fiqh boleh saja berbeda akan tetapi jika aqidah-nya berbeda maka sejatinya telah sesat .

Sementara menjawab pertanyaan peserta, mungkinkah Sunni-Syi’ah bersatu? Dengan tegas Baharun menjawab jika aqidah sudah berbeda, maka itu sebuah kemustahilan. Dirinya juga menjelaskan jika upaya persatuan Sunni-Syi’ah seperti yang diklarasikan Majelis Ukhuwah Sunni-Syi’ah hanyalah pembohongan dan penyesatan opini umat saja.

Namun Baharun berpendapat upaya dialog dengan kalangan Syi’ah masih terbuka jika hal tersebut dilakukan secara fair. Hanya saja menurutnya, dialog yang pernah dilakukan sering gagal dan tidak menemui titik temu dan menyelesaikan inti persoalan.

Hal tersebut juga diamini dosen Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah M. Natsir-DDII Jakatra, Anung Al-Hammat,Lc,M Pd yang turut menjadi narasumber.
Menurut Anung, berangkat dari pengalamannya selama ini beberapa kali melakukan dialog dengan kalangan Syi’ah,dialog bukanlah solusi utama.


“Sampai saat ini kita menilai semua dialog yang pernah kita lakukan tidak ada titik temu. Namun jika mereka fair dan terbuka, kita siap, ” tegasnya.

Anung sendiri berharap dauroh dan kajian tentang Syi’ah perlu diselenggarakan kepada umat. Sehingga umat Islam mempunyai pemahaman yang utuh tentang Syi’ah. Dengan pemahaman yang utuh tersebut diharapkan umat bisa bersikap tegas.

“Sehingga tidak ada lagi umat Islam yang mengaku dan berpaham Susyi (Sunni-Syi’i),” harap Anung.
Seperti telah diberitakan sebelumnya, dalam acara ini, panitia juga dikabarkan telah menangkap seorang yang mengaku dibayar untuk membagi-bagi makalah berupa propaganda berbau Syiah.*

Untuk Mencapai Tujuan, Jangan Pernah Berhenti

Oleh Hen And
Perhatikanlah jam dinding atau jam tangan, akan terlihat jarum jam yang berputar sesuai dengan hitungan waktu dari mulai angka 1 sampai dengan angka seterusnya. Ketika jarum jam itu akan menuju angka 12 terlebih dahulu harus melewati angka-angka sebelumnya.
Begitupun dengan arah tujuan hidup kita harus jelas, dengan kewajiban untuk menapaki langkah demi langkah dalam suatu proses menjalaninya. Dimulai dengan menetapkan tujuan, setelah itu kita beramal, berikhtiar untuk menggapai arah tujuan tersebut. Jika tidak, maka penetapan tujuan yang sudah kita canangkan sebaik apa pun, pasti kita tidak akan dapat meraihnya.
Memiliki tujuan berarti memiliki arah dalam kehidupan ini. Mau ke mana arah hidup kita? Jika sudah memiliki arah yang benar dan harus bergerak menuju arah tersebut, maka secara pasti akan dapat mencapai tujuan tersebut. Yang penting tidak berhenti di tengah jalan untuk menggapainya. Apalagi jika memiliki tujuan yang besar, akan memakan waktu yang lama. Perlu kesabaran, ketekunan, dan optimis (husnuzhan) dalam mencapai tujuan tersebut. Jika ada saat kesabaran itu pudar kemudian berhenti, maka kegagalan dalam meraih tujuan itu pasti teralami. Selama tidak berhenti, dan terus berbuat untuk meraihnya, maka semakin dekat tujuan tersebut kita raih.
Berhenti bukanlah diam sama sekali, bisa saja tetap bergerak tetapi menuju arah yang berbeda, maka itu artinya beralih arah dari tujuan semula. Analoginya saat dari Cirebon menuju Jakarta, tetapi di perjalanan membelokkan kembali arah mobilnya ke Surabaya, artinya sudah dipastikan tidak akan sampai ke tujuan semula yaitu pergi ke Jakarta.
Dalam perjalanan meraih tujuan tersebut memang tidaklah mudah, ada onak dan duri yang merintanginya, banyak kerikil-kerikil di dalam menjalaninya.
Bagaimana agar kita tidak berhenti?
Jangan kehilangan energi, sama seperti mobil atau kendaraan bermotor, akan berhenti jika kehabisan bahan bakar. Sebelum habis, tentunya kita harus segera berinisiatif untuk mengisinya kembali. Begitupun dengan hidup, saat terasa energi mulai menurun, harus segera mengisi kembali dengan energi positif untuk motivasi diri agar terus bergerak dan bergerak tanpa henti sampai tujuan itu benar-benar tergapai.
Janganlah kita kehilangan arah. Seorang supir bus akan mengemudikan busnya menuju arah yang salah, jika dia tidak folus ke arah yang telah ditetapkan sebelumnya, artinya dia gagal mencapai tujuan. Untuk itu seorang supir harus tetap mengarahkan kendaraannya dengan rute yang benar, supaya sampai ke arah tujuannya.
Begitupun dengan diri kita, saat kita kehilangan arah bahkan membelok ke arah yang bukan rute/jalan tujuan kita, sudah pasti kita tidak akan sampai ke arah tujuan itu. Kita harus mengarahkan semua pikiran, konsentrasi, dan tindakan kita ke arah tujuan tersebut.
So, dalam mencapai tujuan jangan pernah berhenti, terus berbuat dan fokus.... tetap semangat ! Allahumma yassir walaa tu'assir (Ya Rabb mudahkanlah dan janganlah Engkau persulit).
Allah SWT telah membimbing dan mengarahkan kita, sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur`an:
Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku. (QS Ad-Dzariyat : 56)
Setiap gerak langkah kita dalam mewujudkan tujuan itu, selalu dilandasi oleh pemahaman bahwa amal kita harus sejalan dengan tujuan Allah SWT menciptakan (memberi kehidupan) kita di dunia ini, yaitu semata-mata untuk beribadah kepada-Nya.
Wallahu 'Alam bishawaab!
www.ummughiyas.blogspot.com

Entri Populer

Diberdayakan oleh Blogger.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Maskolis | Johny Portal | Johny Magazine | Johny News | Johny Demosite
Copyright © 2011. Berita Muslim - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website Inspired Wordpress Hack
Proudly powered by Blogger